Ubuntu Power Mode
Juni 03, 2026 • •
Pada sistem operasi Ubuntu, terutama versi modern yang menggunakan GNOME, terdapat fitur bernama Power Mode atau Mode Daya. Fitur ini berfungsi untuk mengatur cara laptop atau komputer menggunakan daya, baik untuk menghemat baterai, menjaga performa tetap seimbang, maupun memaksimalkan kinerja sistem.
Secara sederhana, Ubuntu Mode Power adalah pengaturan profil daya yang membantu sistem menentukan prioritas antara hemat baterai, performa stabil, atau performa maksimal. Fitur ini biasanya dikelola oleh layanan bernama power-profiles-daemon dan dapat dikontrol melalui tampilan Settings maupun terminal menggunakan perintah powerprofilesctl.
Apa Itu Ubuntu Mode Power?
Ubuntu Mode Power adalah fitur manajemen daya yang memungkinkan pengguna memilih profil penggunaan daya sesuai kebutuhan. Saat menggunakan laptop dengan baterai, mode daya dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai. Sementara saat laptop tersambung ke charger, pengguna bisa memilih mode yang lebih fokus pada performa.
Fitur ini sangat berguna untuk pengguna Ubuntu yang sering berpindah kebutuhan. Misalnya, saat mengetik dokumen atau browsing ringan, mode hemat daya sudah cukup. Namun saat menjalankan aplikasi berat, editing, coding, virtual machine, atau pekerjaan multitasking, mode performa bisa membantu sistem bekerja lebih responsif.
Pilihan Mode Power di Ubuntu
Umumnya, Ubuntu menyediakan tiga pilihan mode power, yaitu Power Saver, Balanced, dan Performance. Namun perlu diketahui, mode Performance tidak selalu tersedia di semua perangkat karena bergantung pada dukungan hardware dan driver sistem.
1. Power Saver
Power Saver adalah mode hemat daya. Mode ini cocok digunakan saat laptop memakai baterai dan pengguna ingin memperpanjang durasi pemakaian. Pada mode ini, sistem akan lebih mengutamakan efisiensi daya dibandingkan performa maksimal.
Mode ini cocok digunakan untuk aktivitas ringan seperti:
- Mengetik dokumen
- Browsing ringan
- Membaca PDF
- Menggunakan aplikasi chat
- Menonton video ringan
2. Balanced
Balanced adalah mode default atau mode seimbang. Mode ini menjadi pilihan paling aman untuk penggunaan harian karena Ubuntu akan menyeimbangkan antara performa dan konsumsi daya.
Mode ini cocok digunakan untuk aktivitas umum seperti:
- Browsing dengan banyak tab
- Menjalankan aplikasi office
- Streaming video
- Coding ringan sampai menengah
- Multitasking normal
3. Performance
Performance adalah mode yang memprioritaskan performa sistem. Mode ini cocok digunakan saat pengguna membutuhkan respons sistem yang lebih cepat, terutama ketika menjalankan aplikasi berat.
Mode ini cocok digunakan untuk:
- Editing video atau gambar
- Menjalankan virtual machine
- Compile program
- Gaming ringan hingga menengah
- Menjalankan aplikasi berat secara bersamaan
Namun, penggunaan mode Performance bisa membuat konsumsi daya lebih besar dan suhu laptop lebih cepat naik. Karena itu, mode ini lebih disarankan digunakan saat laptop terhubung ke charger dan memiliki pendinginan yang baik.
Cara Cek Mode Power Ubuntu Lewat Terminal
Selain melalui menu Settings, mode power Ubuntu juga bisa dicek melalui terminal. Cara ini berguna jika pengguna ingin memastikan mode yang sedang aktif atau ingin melakukan pengaturan lebih cepat.
1. Cek Mode Power yang Sedang Aktif
Buka terminal, lalu jalankan perintah berikut:
powerprofilesctl get
Jika mode yang aktif adalah Balanced, maka output yang muncul biasanya seperti ini:
balanced
Jika mode hemat daya aktif, output-nya:
power-saver
Jika mode performa aktif, output-nya:
performance
2. Melihat Semua Mode Power yang Tersedia
Untuk melihat daftar profil daya yang tersedia di perangkat Ubuntu, gunakan perintah berikut:
powerprofilesctl list
Contoh hasilnya bisa seperti berikut:
* balanced
power-saver
performance
Tanda bintang * menunjukkan mode yang sedang aktif. Jika mode performance tidak muncul, berarti perangkat atau driver yang digunakan belum mendukung mode tersebut.
Cara Set Mode Power Ubuntu Lewat Terminal
Untuk mengubah mode power Ubuntu lewat terminal, gunakan perintah powerprofilesctl set diikuti nama mode yang ingin digunakan.
1. Mengaktifkan Mode Power Saver
Gunakan perintah berikut untuk mengaktifkan mode hemat daya:
powerprofilesctl set power-saver
Mode ini cocok digunakan saat baterai laptop mulai menipis atau saat sedang bekerja ringan tanpa charger.
2. Mengaktifkan Mode Balanced
Gunakan perintah berikut untuk kembali ke mode seimbang:
powerprofilesctl set balanced
Mode ini direkomendasikan untuk penggunaan harian karena memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.
3. Mengaktifkan Mode Performance
Gunakan perintah berikut untuk mengaktifkan mode performa:
powerprofilesctl set performance
Jika perintah ini tidak berhasil atau muncul pesan error, kemungkinan perangkat tidak mendukung mode Performance. Pada beberapa laptop, mode ini memang tidak tersedia secara default.
Cara Cek Status Layanan Power Profiles
Jika perintah powerprofilesctl tidak berjalan, pengguna bisa mengecek apakah layanan power-profiles-daemon aktif atau tidak.
systemctl status power-profiles-daemon
Jika layanan aktif, biasanya akan terlihat status active (running). Jika belum aktif, jalankan perintah berikut:
sudo systemctl enable --now power-profiles-daemon
Jika Perintah powerprofilesctl Tidak Ditemukan
Pada beberapa sistem, perintah powerprofilesctl mungkin belum tersedia. Jika muncul pesan seperti command not found, pengguna dapat menginstal paket yang dibutuhkan dengan perintah berikut:
sudo apt update
sudo apt install power-profiles-daemon
Setelah instalasi selesai, cek kembali mode power dengan perintah:
powerprofilesctl get
Tips Memilih Mode Power Ubuntu
Untuk penggunaan sehari-hari, mode Balanced adalah pilihan yang paling ideal. Mode ini cukup nyaman untuk browsing, bekerja, menonton video, dan menjalankan aplikasi umum.
Jika sedang menggunakan baterai dan ingin laptop bertahan lebih lama, gunakan mode Power Saver. Mode ini membantu mengurangi konsumsi daya sehingga cocok digunakan saat bepergian atau tidak dekat dengan sumber listrik.
Sementara itu, mode Performance sebaiknya digunakan hanya saat dibutuhkan, misalnya ketika menjalankan aplikasi berat. Perlu diperhatikan juga suhu laptop, karena mode performa dapat membuat perangkat bekerja lebih keras.
Penutup
Ubuntu Mode Power adalah fitur sederhana tetapi sangat berguna untuk mengatur keseimbangan antara performa dan konsumsi daya. Dengan fitur ini, pengguna dapat memilih apakah ingin laptop lebih hemat baterai, tetap seimbang, atau bekerja dengan performa maksimal.
Melalui terminal, pengguna bisa mengecek dan mengubah mode power dengan mudah menggunakan perintah powerprofilesctl. Untuk penggunaan harian, mode Balanced sudah cukup ideal. Namun, jika sedang menggunakan baterai, Power Saver bisa menjadi pilihan terbaik. Sedangkan untuk pekerjaan berat, Performance dapat digunakan selama perangkat mendukung dan suhu laptop tetap aman.
Dengan memahami cara kerja Ubuntu Mode Power, pengguna bisa membuat sistem Ubuntu terasa lebih nyaman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari.