Jenis Najis dan Cara Mensucikannya
Juli 07, 2021 • •
Telah dijelakan dalam AlQuran : "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu". QS An-Nisa ayat 43.
Najis merupakan keadaan tidak suci akibat terkena kotoran. Maka, jika seorang Muslim terkena najis, kotoran tersebut harus dihilangkan lalu ia bersuci. Najis dibagi menjadi beberapa jenis, mulai dari rungan, sedang, serta besar.
1. Najis Mukhaffafah
Najis Ringan
Contoh : Air kencing anak usia dibawah 2 Tahun.
Mensucikannya : cukup memercikan air ke area najisnya.
2. Najis Mutawwasithah
Najis Sedang
Contoh : kotoran manusia, darah haid, kotoran hewan yang haram dimakan, dll.
Mensucikannya : cuci dengan air sampai hilang 3 perkasa yaitu Bau , Warna dan Rasa.
3. Najis Mughallazah
Najis besar
Contoh : Anjing & Babi
Mensucikannya : Basuh dengan air 7 kali dengan diantaranya mencampurkan tanah.
Tambahan : Najis Mafu
Najis Yang dimaafkan
Najis lainnya ada Najis Mafu.
Contoh : Keluar Darah waktu sakit.
Mensucikannya : Tidak perlu di basuh atau di cuci.