Bungkam
Desember 03, 2014 • •
- Tak ada apapun yang ku genggam dalam otak ini
- kebisuan dan kehampaan selalu terpancar
- walau memang pancaran itu sangatlah terasa gelap
- membungkam hati dan pikiran
- mengartikan sesuatu yang tek pernah orang lain artikan
- kenyataan menjadi mimpi yang kadang tak pernah pasti
- dan kepastian menjadi mimpi yang selalu orang yakini
- Indah saat sebuah titik hitam
- hadir diantara luas nya hamparan si putih
- begitu pula ketika putih ada di di antara semua yang hitam
- beda tetapi selalu sama dan kadang sama namun memang itu berbeda
- hanya satu atau dua pahatan hidup yang di rasa berdampingan
- antara kesalahan dan kebenaran yang tak jelas batasnya
- antara baik dan buruk nya sebuah pernyataan yang tak bisa kita lihat
- memang seperti itu ...
- hidup itu penuh dengan duri
- hidup itu penuh dengan misteri
- tapi hidup itu yang adan untuk memberi dan diberi
- seperti keseimbangan antara hidup dan mati
- tak pernah bisa terhenti ...
- Jika memang tubuh ini tenggelam dalam rasa itu
- rasa dimana tak bisa terasakan oleh perasaan manapun
- hingga sebuah tanya terungkap
- dimana seharusnya nyawa ini berada
- pada raga mana seharusnya nyawa ini hinggap
- menyusup , menyelinap dan memudarkan semua pikiran
- yaa ... semua pikiran
- Takut semua itu merajai kehendak hati
- berbicara tanpa henti pungkiri yang terjadi
- otak itu beku dan tak pernah mencair lagi
- tak pernah bisa ada lagi secercah pemikiran
- dimana waktu terus meninggalkan apa yang sekarang terjadi
- hawa tua dan terpuruknya raga dalam ketidakberdayaan
- hanya bisa menunggu waktu itu datang
- hingga tiba saat nya kita terbaring dibawah langit ini
- berpelukan penyesalan dan hilangnya pemikiran
- azis lamayuda -